Senin, 12 Maret 2012

Tukang Sapu Jalanan

Matahari baru saja beranjak naik. Orang2 sibuk melakukan aktivitasnya masing2. Sambil menunggu angkutan umum ke sekolah, mataku tertuju pda seorang wanita setengah baya. Dia memakai baju dan celana berwarna kuning. Badannya diselimuti oleh mantel berwarna biru tua yang sudah kelihatan kumal. Topi kuning juga bertengger di atas kepalanya yang berkerudung.

Wanita yang setiap hari kulihat itu sedang sibuk menggerakan sapunya. Mengumpulkan berbagai macam sampah dan memasukkannya ke dalam tempat sampah yang setia berada disampingnya. Pekerjaan "tukang sapu jalanan", sepertinya sangat menguras tenaga. Tugas mulianya yang membuat jalan dan taman2 di Kota ini bersih dan rapi, tidak sesuai dengan imbalan yang diterimanya. Penghasilan dan perhatian dari pemerintah untuk kesejahteraan mereka sangat minim.

Mereka memang sangat setia pada pekerjaannya. Manakala ada yang membuang sampah sembarangan, walaupun hatinya kesal dan jengkel, mereka tetap membersihkan kembali tempat itu. Memang sampah banyak berserakan di mana2 akibat ulah orang2 yang tidak bertanggung jawab.

0 komentar:

Posting Komentar